quote

"Jangan kemana-mana ya, karena hidup tanpa kamu bukan bagian dari rencana masa depanku."
Tanda
Di mobil. Tiba-tiba radio muterin Untitled-nya Maliq. Akhirnya nyanyi berdua sama dia..
Megan: aku suka banget lagu ini waktu naksir kamu tapi kamunya masih sama ayu.
Rizky: kamu ga ngasih tanda sih.. aku kan jadi ga tau kalo ternyata kamu dari dulu naksir aku.
Megan: emang ayu ngasih tanda?
Rizky: ga tau sih lupa. apa aku yang ngejar dia ya? hahahaa
Megan: kamfret -.- *sakitnya tuh disiniiiiii*
Rizky: kalo kamu ngasih tanda mah dari dulu aku nembak kamu.
Megan: #kemudianhening
Ngga by.. Emang dari awal aku ga perlu ngasih tanda apa-apa. Karena akhirnya, konspirasi semesta & fs yang bawa kamu ke kehidupan aku, bahkan sampai hari ini.
Anonymous:
Halooo ka megan . Ka, aku rencananya mau ikut lomba nulis cerpen ka, tentang pemuja rahasia. tapi harus cerita nyata. Saran dong ka, aku harus mulai nulis dari mana, gimana, dan gimana ? :) Terimakasih. Salam kak Megan S.Pd ^^

Hallo :)
Mungkin bisa dimulai dari pertama kamu bertemu dia, apa yang membuatmu suka padanya, apa yang kamu lakukan saat memperhatikan dia, dan apa yang kamu rasakan saat melihat dia dari jarak yang ada diantara kalian. Endingnya kamu yg tentukan, apakah sampai saat cerita itu dibuat, kamu masih memilih untuk terus jadi pemuja rahasianya, atau mulai berani menunjukkan diri kepada dia. Aku rasa itu cukup. Selamat menulis & semoga juara! ;)

Anonymous:
Kak megan. saya mau minta saran. ; jadi pada suatu waktu ada seseorang wanita yang mendekati saya. dia mendekati saya, saya yang awalnya cuek menjadi sedikit luluh. saya dekat dengan dia dengan waktu yang cukup lama, namun pada saat saya menyatakan perasaan saya padanya dia bilang dia juga menyukai saya namun dia tidak ingin pacaran dulu. tapi sekarang dia malah dekat dengan cowok lain, dia bilangnya dekat secara biasa saja. namun ternyata mereka saling suka. nah sekarang saya harus bagaimana?

Dia menyukaimu, mendekatimu, lantas sekarang dekat dan saling suka dengan pria selain kamu? Aku rasa, orang yang benar mencintai kamu seharusnya tidak akan sampai hati melakukan itu kepadamu.
Jangan jatuhkan hatimu pada orang yang tak siap untuk menangkapnya. Kamu juga nanti yang sakit :)

Kesalahan yang sama..

Kamu tuh ya..
Terus aja ngelakuin apa yang aku benci berulang kali.
Selalu aja khawatir sama dia. Kalo dia kenapa-kenapa pasti cerita ke aku. Padahal udah tau aku ga suka kalo kamu kayak gitu. Dan padahal aku ga suka, tapi tetep aja aku dengerin kamu cerita. Aku tetep pasang telinga walopun ga bisa meminimalisir sesak di dada.

Kamu terus aja anggap aku bercanda sama semua sebelnya aku ke dia. Saking irasionalnya ya by? Maaf kalo “ga suka sama orang yang kamu kasih perhatian ekstra” itu terlalu bercanda buat kamu anggap serius.

Lagi-lagi ga bisa bilang apa-apa. Aku beraninya nulis disini aja. Aku ini penakut, by. Aku takut setiap detil sebelnya aku ke dia malah bikin kamu pergi.
Maaf akunya terus-terusan kekanakan kayak gini.
Semoga Tuhan kasih banyak-banyak stok kesabaran buat aku.

Sebel aja. Udah.

Waktu dulu aku sidang kamu ga dateng, padahal temen-temen aku pada ditemenin pacarnya. Giliran hari ini dia sidang, kamu dateng nemenin dia.
Paham kondisinya tetep ga bisa bikin aku ga sebel.
Kamu : “bentar lagi yudisium”
Aku:
-draft; “BODO AMAT!!!!!”
-sent; “ohh.. ya, mudah-mudahan lancar yudisiumnya yaa”
Ya udah, da emang ga pengen ngerusak suasana juga akunya.
Aku ga marah, tapi ga suka.
Assalamualaikum.

Anonymous:
Ka Megan, pertama kali bikin Tumblr itu niatnya buat apa ? :)

Buat ngasih tau pacar tentang apa yang ga sanggup diomongin langsung ke dia :)

Cuma Khawatir

Rizky: “nonton juga?”
Megan:
-draft; “kamu kemana aja dari tadi tiba-tiba ngilang ga ada kabar? aku ga lagi nonton! aku lagi nunggu kabar dari kamu! akunya khawatir!”
-sent; “iya, emang belom tidur juga sih.”
Rizky: “aduh kok gitu?”
Megan:
-draft; “aku nunggu kabar dari kamu. kamu pulang ke rumah jam berapa, kalo nginep, nginep di siapa, sama siapa aja, sahurnya gimana. aku khawatir. sementara jam 12 aja kamu belum tidur, masih main sama temen-temen kamu dan aku ga tau kamu masih dimana. aku khawatir by.. emang keahlian kamu sih bikin aku khawatir kayak gini. susah ya ngabarin aku sekalimat doang? sesibuk itu kamunya disana? sampe lupa punya pacar khawatiran kayak aku?”
-sent; “kamu nginep dimana? udah sahur?”

Iya, dan aku ga bisa marah ke kamu. aku udah cukup bersyukur kalo kamunya disana baik-baik aja.. Jaga diri ya sayang, tolong jangan bikin khawatir terus.

Anonymous:
Dear megan yang ahli LDR, apa yang kalian lakukan untuk memecahkan masalah dalam kondisi jarak jauh? Saat kalian merasa masalah itu hanya bisa dipecahkan saat kalian bertemu karena kalian kukuh pada pendirian masing masing. Pernahkah kamu merasa putus asa dengan hubungan jarak jauh?

ahli LDR? ah sepertinya berlebihan :’) 

sebenarnya hubungan jarak jauh maupun jarak dekat, atau bahkan 5 langkah dari rumah *kayak lagu dangdut* itu sama saja. tergantung kita yang menjalaninya. kalau ada masalah, ya baiknya dibicarakan baik-baik. tidak melulu harus bertemu. sudah tau teknologi skype, line, we chat, facetime? kalau memang masih ingin saling mempertahankan, cara apapun bisa dilakukan untuk memecahkan setiap persoalan.

kukuh pada pendirian masing-masing itu terdengar sedikit egois. kalau kita satu angkatan, kamu pasti pernah belajar tentang materi toleransi di pelajaran PPKn saat SD, coba ingat-ingat lagi materi itu yaa :)

kalau hari ini merasa tidak bisa bertahan, coba bertahan untuk hari ini saja dulu.. besoknya, kamu tinggal lakukan hal yang sama..  

salam petarung jarak (^^,)v 

Dalam Jarak Sejauh Apapun..

Kita takut buat jauh lagi, padahal kita pernah lebih jauh dari apa yang kita takutin sekarang.
Kita juga pernah begitu dekat saat jauh. Lantas kita takut apa?
Semua sulitnya kondisi dan situasi saat berjarak pernah kita hadapi, pernah berhasil kita lewati. Bertahun-tahun, by..
Apa bedanya dengan nanti? Saat aku dan kamu kemudian harus berjarak lagi.
Intensitas pertemuan ga pernah jadi hambatan kan? Yang terpenting komunikasi tetap berjalan. Selama kepercayaan masih ditangan, kita bisa tetap saling menguatkan, juga bertahan.
Yang kita butuhkan bukan dekatnya jarak. Tapi dua hati yang masih ingin saling menjaga. Aku masih ingin diizinkan untuk berharap bahwa seseorang yang sekarang tengah berjalan ke arahku, mengetuk pintuku, itu kamu..
Masih boleh kan, by? Sesulit apapun nanti..